Suka Duka Anak Perantauan

06.00 Mahriansyah 0 Comments


Perantauan ? mungkin kata itu udah ga asing ditelinga kalian para pencinta indomie, ya pecinta indomie kebanyakan adalah juga anak perantauan. gue sudah 5 tahun jadi anak perantauan dan sudah 2 kali berpindah kota perantauan, banyak hal yang gue rasain saat jadi anak perantauan mulai dari suka duka sampe apes. mungkin kalian anak rumahan ga bakalan merasakan sensasi jadi anak perantauan, anak perantauan adalah seorang manusia yang mempunyai 1001 cara untuk bertahan hidup dan menurut gue anak perantauan adalah koki terhebat yang pernah ada didunia karena hanya dengan menggunakan RICE COOKER anak perantauan bisa memasak masakan yang bahkan Master Chef pun tidak akan kepikiran masak segala masakan di RICE COOKER. selama 5 tahun ini gue jadi anak perantauan mungkin udah ga kehitung berapa kali gue pindah tempat kos, mulai dari tempat kos kolong jembatan sampai rumah mewah (Masjid) sudah pernah gue tinggalin, dan selama itu pula gue punya banyak pengalaman yang ga mungkin akan di dapat oleh anak rumahan. Maaf para anak rumahan kalian bakal sering gue sebut di tulisan gue kali ini.

Oke langsung saja gue tulis suka duka jadi anak perantauan, tapi sebelum itu gue pesen saat kalian baca tulisan gue tolong jangan nangis ya, tahan air mata kalian. 

Pertama gue akan tulis DUKA yang pernah gue rasakan selama menjadi perantauan.
  • Jauh dari orang tua
Ya memang, kalau kalian pada mau jadi anak perantauan sebaiknya siapkan mental dulu buat jauh dari orang tua kalian karena jauh dari orang tua itu berat bro, apalagi yang sering ketergantungan dengan orang tua kalian saat melakukan segala hal, saat kalian jauh dari orang tua kalian harus bisa mengurus semua hal sendirian, yes semua hal sendirian. mulai dari ngurus diri kalian sendiri, ngurus tempat tinggal kalian sendiri, ngurus pola hidup kalian sendiri dan yang paling penting ngurus keuangan sendiri.
  • Kangen Rumah
Awal - awal gue jadi anak perantauan gue sering kangen rumah, bahkan 2 hari setelah gue jadi anak perantauan gue ga bisa tidur karena kangen rumah gue, mungkin yang paling gue kangenin dari rumah adalah masakan mama gue, itu karena masakan mama gue yang rasanya lebih enak dari masakan yang pernah gue makan di restoran hotel bintang 5. so bagi kalian yang memutuskan menjadi anak perantauan kalau memang mental belum siap saran gue banyak - banyak konsultasi sama anak yang sudah lama jadi perantau kyak gue.
  • Ga Punya teman saat pulang kampung
Ini adalah salah satu duka yang bakal kalian alamin saat lama jadi anak perantauan, temen - temen kalian yang dulu tiap hari main dengan kalian akan hilang karena mungkin mereka sibuk bekerja dan lain - lain. ya gue sering sih saat pulang kampung cuman dirumah aja ga keluar karena teman gue udah gak ada, sedih memang tapi ya mau gimana toh mereka udah sibuk dengan pekerjaan masing - masing.
  • Makan seadanya (Mau makan di KFC ada, mau makan di Pizza Hut ada)
Duka yang paling gue senengin ya ini nih, makan seadanya. kalau lo jadi anak perantauan lo bakalan terbiasa dengan siklus makan anak perantauan, diawal bulan biasanya anak perantauan akan makan di tempat - tempat keren dan Instagrameble kemudian dipertengahan bulan bakalan mulai masak dirumah dengan bahan yang masih enak dimakan dan diakhir bulan kalian bakal merasakan gimana pahitnya makan 2 kali dalam sehari, pagi sarapan Energen dan siang/malam makan mie rebus.
  • Extra hemat dalam menggunakan uang
Kalo kalian mau jadi anak perantauan sebaiknya kalian belajar dulu gimana cara mengatur keaungan ke nyokap - nyokap kalian biar saat diperantauan kalian bisa ngatur keuangan dan bisa tetap tampil layak meski uang pas - pasan. kalau kalian boros saat di perantauan ya uang kalian akan habis tidak pada waktunya dan kalian harus siap untuk banyak minum promag.  
  • dan yang paling ngeselin adalah dikira udah nikah sama orang sekampung

nah yang satu ini adalah hal yang paling gue benci saat pulang kekampung halaman, karena jarang terlihat dikampung gue sering dikira udah nikah sama warga kampung gue terutama sama ibu - ibu sekitaran RT gue yang selalu ngegosipin gue saat gue lama ga pulang kampung.kalo lo pengen jadi anak perantauan lo harus siap menerima kenyataan ini.

nah tadi itu adalah DUKA saat menjadi anak perantauan, sekarang gue bakal ungkapin SUKA saat jadi anak perantauan.


  • Mandiri "Bebas"
Saat kalian jadi anak perantauan kalian pasti akan Mandiri (Mandi Sendiri), ya karena memang anak perantauan di tuntun untuk bisa melakukan segala hal sendiri sehingga saat kalian udah dewasa kalian ga bakalan merepotkan untuk melakukan hal - hal yang bisa kalian lakukan sendiri saat diperantauan dan pastinya kalian akan bebas melakukan segala hal tanpa ada yang melarang, yang penting tidak merugikan orang lain.
  • Dapat Teman Baru
Diperantauan pastinya akan mendapatkan teman baru sehingga akan menambah perbendaharaan pertemanan kalian dan kalian bakalan menemukan berbagai macam karakter teman kalian. diperantauan teman sangat lah penting untuk menunjang kehidupan kalian,karena saat kalian kesusahan maka teman kalian lah yang bakal membantu kalian, jadi baik - baiklah dengan teman kalian diperantauan
  • Dapat Suasana Baru
Suasana adalah faktor penting yang akan menunjang kenyamanan kalian saat diperantauan karena jika kalian jadi anak perantauan maka kalian bakal mendapatkan suasana baru yang mungkin tidak cocok dengan kalian, nah disini lah kalian harus mencoba untuk beradaptasi dengan suasana baru tersebut biar hidup kalian tentram diperantauan.
  • Pengalaman Baru
Pengalaman adalah hal pasti yang bakalan kalian dapatkan saat jadi anak perantauan, ya pengalamannya macam - macam sih mulai dari yang baik sampai pengalaman buruk dan semuanya pasti akan kalian dapatkan.
  • Dapat Pacar Baru (Bagi yang beruntung)
ini nih suka yang paling disenengin sama anak - anak perantauan, karena dengan dapat pacar bari diperantauan kalian bisa lebih tau mengenai daerah perantauan kalian, ya minimal sekitaran rumah pacar baru kalian.

Well, Sekian dulu ya tulisan gue kali ini, kalo kalian ada masukan atau tambahan mengenai suka duka anak perantauan silahkan tuliskan di komentar. 

0 komentar: