Awal Perjalanan atau Akhir Dari Segalanya?

00.12 Mahriansyah 0 Comments




Pergi ketempat baru mungkin adalah impian hampir semua orang, bertemu  dan berkenalan dengan orang baru juga mungkin adalah hal yang sangat diharapkan oleh hampir semua orang, Menyenangkan memang jika bisa pergi ketempat baru dan bisa berkenalan dengan orang baru yang tentunya berbeda budaya dengan kita. Namun apa jadinya jika untuk pergi ketempat baru dan berkenalan dengan orang baru harus mengorbankan beberapa hal yang sudah kita bangun ditempat kita sekarang berada ?

Yah, mungkin sebagian orang akan tetap berada ditempat asalnya dengan berbagai alasan dan argumentasinya serta tetap pada zona nyamannya dan kalaupun ada orang yang mau meninggalkan zona nyamannya hanya untuk sesuatu yang belum pasti mungkin bisa dibilang orang itu bodoh*

Hal yang gue sampaikan diatas sedikit banyak adalah apa yang terjadi dengan gue saat ini, dimana saat ini gue kalau diibaratkan karir sedang berada top karir gue namun gue memilih untuk melepas itu semua untuk satu keyakinan yang ingin gue capai yaitu upgrade level dari level gue sekarang ke level yang lebih tinggi.

Gue adalah salah satu mahasiswa Perguruan Tinggi yang ada di Kalimantan, mungkin kalian kalau gue sebut Universitasnya kalian juga bakal tidak tahu, yah maklum karena Universitas Gue bukan Top di Indonesia.

Almamater Kampus Gue

Saat ini gue diakhir semester 4 dengan berbagai kesibukan gue diluar maupun didalam kampus, untuk diluar kampus sendiri gue menjadi salah satu Inisiator dan Presiden dari Komunitas Anak Muda yang sudah memiliki Chapter di 22 Kota di Indonesia dan selain itu juga gue adalah anggota beberapa komunitas lain baik itu di bidang pemuda, bisnis maupun pendidikan.


Saat Gue Diskusi dengan Komunitas Gue

Dengan terlibatnya gue diberbagai kegiatan sosial tadi maka tidak heran muka gue sudah beberapa kali numpang lewat dibeberapa televisi lokal daerah gue dan sudah sharing dengan beberapa radio lokal untuk bisa menginspirasi teman - teman gue yang lain.

Saat Gue jadi Bintang Tamu di TV

Saat Gue jadi Bintang Tamu di Radio

Gue bukan sombong atau pamer namun diakhir cerita ini kalian akan tahu alasan gue menceritakan ini semua dan yang pasti tujuan gue menulis ini adalah untuk bisa berbagi dengan kalian karena siapa tahu kalian akan mengalami yang gue alami saat ini.

Baik kita kembali ke rutinitas gue, selain rutinitas diluar kampus tadi gue juga termasuk aktif dengan kegiatan di dalam kampus, gue dipercaya menjadi Komisaris Tingkat Angkatan gue yang artinya gue adalah pusat informasi teman - teman angkatan gue kalau mereka membutuhkan infromasi mengenai perkuliahan selain menjadi Komisaris Tingkat gue aktif juga di Himpunan Jurusan gue dan gue menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan *Kerenkan, padahal gue juga tidak sepintar yang kalian bayangkan.

Gue Foto Bersama Anggota Bidang Gue


Pada Pertengan bulan Agustus 2016 gue mendapat tawaran yang sangat mengejutkan dari salah satu Dosen gue, dalam tempo beberapa menit gue harus memutuskan suatu hal yang mungkin akan membuat gue mengakhiri semua pencapaian gue yang sudah gue raih selama bertahun - tahun.

Gue mendapat tawaran untuk melakukan Pertukaran Mahasiswa Ke salah satu Universitas Negeri di Pulau Bali, dengan berbagai pertimbangan dan pemikiran akhirnya tidak berselang 5 menit gue memberikan jawaban bahwa gue menerima tawaran tersebut, saat itu perasaan gue campur aduk antara senang, sedih, ragu - ragu dan bingung. 

Gue senang karena gue bisa jalan - jalan ke Bali Gratis, Gue sedih karena gue harus jauh dari orang - orang yang selama ini telah menjadi partner gue dalam segala hal, gue ragu - ragu karena apakah program pertukaran ini akan benar - benar terealisasi dengan baik dan gue bingung karena gue harus melepas semua pencapaian yang sudah gue raih selama ini.

Seiring berjalannya waktu, beberapa hari kemudian belum ada tindakan lanjut juga dari tawaran Dosen gue yang sudah gue terima tawarannya, hingga pada akhirnya pada awal bulan september gue mendapat kejelasan.

Singkat Cerita pada akhirnya gue harus melepas semua pencapaian gue yang sudah gue raih selama ini dengan pergi ke Bali selama 6 Bulan dan menurut gue 6 bulan adalah waktu yang singkat untuk membuat gue kehilangan segala pencapaian gue dan membuat planning gue kacau.

Gue Foto Bersama Mahasiswa
Pertukaran dari Kampus gue

Gue dihadapkan pada satu kondisi dimana jika gue tidak berjuang dan memulai lagi maka bisa jadi ini adalah akhir dari segalanya buat gue dan jika gue bisa memulai dengan baik maka ini bisa jadi awal dari perjalanan gue untuk mendapatkan pencapaian yang lebih lagi. yah ini adalah pilihan yang sulit bagi gue namun gue memiliki keyakinan dan tekad yang kuat untuk bisa terus Survive dan tidak stagnan di zona nyaman karena hidup itu pilihan.

Baiklah, itu tadi sedikit sharing dari gue dan jika bermanfaat silahkan dishare tapi jika kalian merasa apa yang gue tulis hanya sebagai sebuah tulisan tanpa arti gue mah woles aja.

Di Blog ini juga nantinya gue akan menulis apa yang gue dapatkan selama menjalani Perukaran Mahasiswa ini, so Thanks a lot.

0 komentar: